13 décembre 2017 ~ 0 Commentaire

Panduan Sederhana Merakit Repeater Radio

Panduan Sederhana Merakit Repeater Radio HDMI-Repeater-HDR0101-SL
COR (Carrier Operated Relay), banyak sekali versi cor yang dipergunakan dan dipost oleh teman-teman blogger, sejak yang sangat sederhana sungguh hingga yang tinggkat karatan, dan cor ini lazimnya dipergunakan untuk menggabungkan dua buah radio yang biasanya di buat untuk menghasilkan pancar kembali.

Membuat Repeater sendiri beserta rangkaian COR yang sedang, rangkaian ini biasa pula disebut beserta modul cor (Carrier Operated Relay), bisa di lakukan dengan ringan karena komponen-komponen yang digunakan banyak dan mudah pada peroleh dipasaran tidak menggunakan komponen spesial seperti IC CMOS, ataupun IC TTL atau MC (Microcontroler) sebagaimana pada modul-modul cor profesional cor repater dan agaknya saja postingan kali ini juga bagian dari banyak rangkaian-rangkaian cor yang dapat ditemukan di dunia maya untuk menciptakan sendiri memuncrat ulang.

COS Input
Cuilan gambar runtunan diatas ditemui ada penambahan switch, penambahan ini pada buat untuk antisipasi kalau COS atas radio Recivernya berlogika low atau high, rangkaian ini mungkin sanggup dipergunakan untuk semua merk radio yang diharapkan rangkaian cortersebut pun dapat dipergunakan, dengan jalan merubah stan jabatan switch, jika COS atas radio penerima berlogika low maka switch diposisikan di no 3, dan jika COS dari radio penerimanya berlogika high jadi posisi switch dipindahkan ke no1, saat prinsipnya terselip dua type transistor yang berbeda PNP dan NPN, pada ketika COS yang diterima berlogika low maka yang berlaku adalah transistor PNP, dan sebaliknya apabila COS yang diterima berlogika high maka transistor yang bekerja adalah NPN bertumpu halnya beserta rangkaian cor pada postingan pancara kembali dengan icom 2100 yang lalu.

Sewa Repeater Audio Input
Di rangkain input ini ada dua buah resistor yang memang sengaja tidak pada buat berapa besar nilai tahannanya, sesuatu ini disesuaikan dengan input yang diterapkan, pada saat artikel ini di posting uji buktikan audio yang digunakan diambil dari audio input radio receiver pra ke VR (trimpot) Volume dari radio penerimanya, peringkat RX1 pada buat 1K, sedangkan tawanan RX2 bukan digunakan sama sekali. jika audio in di hubungkan di speaker out dari radionya nilai terpidana RX1 dibuat sebesar 5k6 ohm dan nilai uzur RX2 100ohm, dan usahakan volume dari radio penerimanya jangan terlalau besar, dikarenakan jika talun input terlalu tinggi dipastikan suara yang dihasilkan tidak akan sempurna, di saat penyambungan pastikan ground terpasang secara baik dan kabel yang dipergunakan sepantasnya mempergunakan kawat head yang baik untuk mengurangi noise audio.

Pertalian tone control disini bukanlah tone control tingkat profesional namun tone control sedang, hanya menapis suara / nada tinggi (treable) ringan (bass) yang dapat luruh pada kapasitor keramik 4n7 dan 10nf, untuk perolehan yang serasi dengan yang diinginkan sepantasnya kalibrasi sistem tahanan VR dengan luas kapasitas kondensator perlu diperhatikan dan disesuaikan.
Dari penggalanan tone diatas juga ditemui VR / tahanan geser yang beroperasi sebagai volume untuk mic in radio pemancar / Radio TX, penambahan transistor C945 diatas sebagai penguat sehingga titah yang masuk melalui sejumlah tahanan serta kapasitor sanggup di perkuat sebelum dikirimkan ke pendatang ( keradio pemancar).

Relasi Ke Radio
Audi In sebaiknya diambil sebelum menyerap ke IC Ampli/Penguat yang terdapat di dalam radio untuk hasil audio yang baik, namun bisa juga menjemput audio mulai jack speaker yang ditemui di radio, hanya saja bila menggunakan urat ini sebaiknya volume radio jangan terlalu besar. sedangkan COS in sebaiknya pada cari secara baik bila menggunakan radio yang tidak ada konektor outnya seperti radio alinco DR135 yang sudah disediakan conector db9, radio motorola terdapat yang sudah biasa tersedia tersedia juga yang tidak, untuk mecari jalur cos pada radio sebenarnya tidak terlalu sukar namun dibutuhkan sedikti akurasi dan ketahanan,

Sekilas jalan mencari serat cos saat radio,
Beratur frekuensi yang hendak di gunakan, pastikan posisi pertimbangan radio pada mode biasa (normal) ataupun menggunakan tone, seteleh itu siapkan radio ht & samakan posisi frekuensinya & coba mengakui ptt di radio yang kedua (ht), gunakan multi tester untuk mencari tisu cosnya, pertama coba telusuri di wilayah kaki IC ampli/suara lazimnya ada serat audio mute jalur berikut juga dapat dipergunakan saat saat radio menerima petunjuk dari radio yang ke-2. Akan ada perubahan di jarum mutitester pada ketika ptt di radio kedua ditekan serta dilepas, bila di unit audio mute tidak terlihat coba telusuri di bagian if biasanya disini pun ada. kendatipun demikian tegangannya kian kecil dari jalur utuk audio mute. Jika saat saat PTT dari radio lain ditekan dan pin bergerak tinggal landas berarti cosnya high, dan ptt dicopot jarum kembali keawal, demi sebaliknya ptt tidak ditekan jarum menunjuukan level tegangan atau berada ditengah serta pada ketika PTT ditekan jarum berpikir turun jadi cos nya low. saat pencarian cos ini usahakan cari cos yang berlevel tegangan 5 volt.

Radio Pemancar
Untuk koneksi sambungan ke keradio pemancar, VCC bisa dihubungkan ke urat + 8Volt yang biasanya terdapat di dalam jack untuk extramic, ataupun dapat pula menghubungkan langsun didalam radio pemancar / bisa pula dengan jalan menambahkan adaptor, pemberian perawis daya / tegangan untuk rangkaian cor dan tone ini usahakan tegangan yang diberikan luar biasa stabil, karena kestabilan dari tengangan saangat mempengaruhi suara yang didapatkan, jika catu daya bukan baik taklimat yang didapatkan bisa selalu tidak sempurna ada gemuruh atau taklimat sedikit hiruk-pikuk. untuk urat audio out dari sambungan dihubungkan di jalur mic dari radio pemancar, dan jalur ptt dihubungkan ke ptt radio pemancar, namun jalur ground pastikan terhubung dengan elok, baik itu ground untuk mic serta ground chasis pesawat.

Laisser un commentaire

Vous devez être Identifiez-vous poster un commentaire.

Quatreseptembre |
Une Lycéenne |
Rose's diary |
Unblog.fr | Créer un blog | Annuaire | Signaler un abus | ANNABELLEmaintenant
| Articledevie
| Oceanebouxin